Situs Resmi Kecamatan Penebel

Desa Pesagi

Posted by on May 31, 2013 in Profil | 0 comments

Pemerintahan
Desa Pesagi merupakan salah satu Desa yang berada di Wilayah Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan yang terletak, sebelah Barat Laut Kota Tabanan, dengan Luas Wilayah Sektir 541 Ha, dengan batas-batas wilayah :

• Sebelah Timur : Desa Rejasa ( Pangkung Pudeh ) dan Desa Tegallinggah ( Pangkung Pudeh )
• Sebelah Selatan : Desa Timpag ( Sungai Yeh Ho ), Kecamatan Kerambitan
• Sebelah Barat : Desa Gadung Sari ( Sungai Yeh Ngigih ) , Kecamatan Selemadeg Timur
• Sebelah Utara : Desa Sangketan ( Batas Buatan )

Desa Pesagi disahkan menjadi Desa pada tanggal 7 Februari 2003 dengan SK No : OS Tahun 2003. Dilihat dari segi Pemerintahan Desa, Desa Pesagi mewilayahi 8 ( delapan ) Banjar Dinas yaitu :

Banjar Dinas Cangkup, Banjar Dinas Pesagi, Banjar Dinas Temukuaya, Banjar Dinas Munduk Juwet, Banjar Dinas Kuumkeladi, Banjar Dinas Pegubugan Kauh, Banjar Dinas Tegal Seka, Banjar Dinas Pegubugan Kangin
Struktur Organisasi Pemerintahan Desa Pesagi
Pemerintahan Desa terdiri dari Pemerintah Desa dan BPD. Pemerintah Desa adalah Perbekel dan Perangkat Desa.yang terdiri dari Sekretaris Desa dan Perangkat Desa Lainnya. Disamping Pemerintahan Desa juga terdapat Lembaga-lembaga Kemasyarakatan yaitu :
Lembaga Hansip,Lembaga PKK, Lembaga Adat, Lembaga Subak, Badan Pembinaan Desa (Babinsa), Pembinaan Masyarakat (Bimas), Lembaga Kepemudaan, Lembaga KWT, Lembaga Kesehatan, Lembaga Keuangan, Lembaga Kelompok Masyarakat Petani
Struktur Pemerintah Desa Pesagi

Perbekel : 1 Wayan Sudarsana
Sekretaris Desa : I Nyoman Subadra
Kepala Urusan :
Kaur Umum : I Wayan Satrawirawan
Kaur Pemerintahan : I Ketut Eko Panunggal S.Sos
Kaur Pembangunan : I Wayan Sugawa
Kaur Keuangan : NJ Made Sumariati
Kaur Kesra : I Made Semadi
Petugas Administrasi : NJ Wayan Ariasih
Petugas Pemijian : I Wayan Karmanata
Kelian Banjar Dinas :
1. Kelian Banjar Dinas Cangkup : 1 Wayan Arga
2. Kelian Banjar Dinas Pesagi : I Wayan Tawa
3. Kelian Banjar Dinas Temukuaya : I Nengah Sudarsa
4. Kelian Banjar Dinas Munduk Juwet : I Wayan Sukarnata
5. Kelian Banjar Dinas Kuumkeladi : I Made Sunarta
6. Kelian Banjar Dinas Pegubugan Kauh : I Made Suwirta
7. Kelian Banjar Dinas Tegal Seka : I Nyoman Sukarma
8. Kelian Banjar Dinas Pegubugan Kangin : I Wayan Sukanada

Sejarah Desa Pesagi
Sebelum kita mengungkap sejarah Desa Pesagi terlebih dahulu kita tilik tujuan Penulisan sejarah Desa Pesagi yaitu ;

Agar dapat mengumpulkan bahan-bahan Pemikiran Utama yang Berkristal dari tata nilai Luhur yang pernah terjadi di Desa Pesagi.

Membangkitkan kembali nilai-nilai luhur itu sebagai Pegangan Jab Diri atau Identitas Bangsa yang memiliki jiwa Patriotisme

Melatar Belakangi simbul Desa Pesagi

Melestarikan Alam Pegunungan

Untuk mengungkap kata Pesagi yang berasal dari Kata Sag yang bermakna ganda. Terlebih dahulu marilah kita uraikan kata Pesagi, yang secara lingustik dapat dijelaskan sebagai berikut : Kata Pesagi adalah kata dalam bentuk Kompleks yang terdiri atas Morfin bebas Sagi dan Morfin terkait Pe secara morfologis kata itu di rasa liring menjadi sagi sehingga terbentuklah kata Pesagi.
Dan inilah sejarah Desa Pesagi yang dituturkan oleh para Tetua sejak jaman Raja Tabanan;
Konon Raja Tabanan pernah Ngelawa ( Jalan jalan ) ke Gunung Batukaru melintasi Banjar Munduk Juwet pada waktu itu ada beberapa dari para pengikut Raja Tabanan menetap merambah hutan di alas Juwet, dan mereka berdomisili di Alas Munduk Juwet dan membentuk permukiman beberapa masyarakat di sana. Jadi di Banjar Munduk Juwetlah pertama kali masyarakat berdomisili, lama kelamaan Masyarakat di sana mengalami musibah yaitu segala makanan ( Sagi ) diganggu oleh semut, lalu pindah ke Timur ( dangin munduk juwet ) lalu disinilah Masyarakat mulai tentram, dan tidak ada gangguan lagi, lalu Desa ini diberi nama Desa Pesagi. dan begitu pula dengan Masyarakat Telaga Tunjung mereka telah membentuk Khayangan Tiga di Dusun Pegubugan Kauh, lalu mereka pindah Domisili karena konon di ganggu Oleh Semut, dan sampai sekarang Khayangan tersebut masih disungsung oleh masayarakat Telaga Tunjung.
Pada waktu jaman itu Masyarakat Pesagi dipimpin Oleh Nang Remina dan A.A Pandu setelah itu di Pimpin oleh Nang Jigeh, setelah itu dipimpin oleh Nang Pages dan terakhir di pimpin oleh Gusti Pugeg. Karena kita masih di bawah naungan Desa Rejasa dan kemudian diusulkan oleh Para Tokoh – tokoh masyarakat melalui LMD dan LKMD untuk pemekaran Desa dan membentuk Panitia yang dipimpin oleh : Ketua I- I Made Maweng , Ketua II- I Nengah Sudarwa, Sekretaris  I Ketut Arka dan I Gusti Ngurah Made Dana, Bendahara  I Nyoman Narta, yang dibantu oleh Kepala Dusun se Wilayah Desa Pesagi, dan baru pada tanggal 28-12-2001 Desa Pesagi Sah Menjadi Desa Persiapan dengan Menunjuk I Made Sudana sebagai PJS setelah itu pada tanggal7 Februari 2003 Desa Pesagi sah Menjadi Desa Definitif pada tanggal 7 Februari 2003 dengan SK No : OS Tahun 2003 dan mengangkat I Made Sudana sebagai Kepala Desa Terpilih. Demikian Sejarah singkat Desa Pesagi yang dapat diuraikan berdasarkan tutur dari para Tetua Desa Pesagi.
Jarak Tempuh Dengan Kota
Dilihat dari letak Desa Pesagi yang berada di Wilayah Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan yang terletak, sebelah Barat Laut Kota Tabanan dan dapat digambarkan bahwa orbitasi Jarak dari Pusat Pemerintahan Desa Ke :
Pemerintahan Kecamatan
Ibukota Kabupaten / Kotamadya DATI II d. Jarak Dari Ibukota Propinsi DATI I : 13Km dgn waktu tempuh sekitar 15 menit 25Km dgn waktu tempuh sekitar 45 menit 45Km dgn waktu tempuh sekitar 120 menit

 

Fasilitas Yang Ada Di Desa Pesagi
Saat ini fasilitas yang ada di Desa Pesagi balk dari segi sarana prasarana transportasi, sarana prasana pasilitas umum (gedung kantor/balai pertemuan) pendidikan, sarana prasana kesehatan dan sarana peralatan kantor.

 

Sarana Prasarna Pendidikan :
Desa Pesagi yang terdiri darai 8 Banjar Dinas hanya tersedia fasilitas pendidikan yaitu Yayasan PAUD Kumara Sari, TK Kumara Sari dan 1 SD yaitu SD No 3 Rejasa yang berlokasai di Br. Dinas Pesagi, dan keberadaan PAUD, TK dan SD in] dapat digambarkan sebagai berikut:
1. SD Nomor 3 Rejasa di Pesagi dengan Jumlah Gedung sebanyak 9 Unit Gedung, 2 Unit Dipinjam Yayasan PAUD dan TK Kumara Sari Pesagi. dengan Jumlah Siswa dari Kelas I – VI Siswa Laki-laki sebanyak 72 Orang, Siswa Perempuan sebanyak 48 Orang total siswa 120 orang, dengan 12 tenaga pengajar.
2. PAUD Kumara Sari dan TK Kumara Sari Pesagi memakai 2 Unit Gedung dari SD 3 Rejasa di Pesagi untuk proses pendidikan, dengan jumlah siswa PAUD Laki-laki sebanyak 7 Orang, Perempuan IO Orang total Siswa PAUD 17 Orang dan TK Kumara Sari Pesagi dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 8 Orang, perempuan 14 orang total siswa sebanyak 22 Orang dengan 4 tenaga pengajar.

 

Sarana Prasarana Kesehatan
Di Desa Pesagi terdapat 8 Posyandu, Posyandu in] ada di masing-masing Banjar Dinas dana jumlah Kader di setiap Posyandu sebanayak 5 Orang, kegiatan Posyandu ini meliputi Penimbangan Balita, Pemberian Makanan Tambahan Balita, dan Pemantuan Pertumbuhan Bay]. dan untuk Tenga Kesehatan yang ada di Desa Pesagi hanya ada l Orang Tenaga Kesehatan yaitu Bidan Desa, dimana Bidan in] mengadakan praktek di PUSTU Pesagi, dari jam 08.00 sampai 13,00 wita, Bidan ini Bernama NI WAYAN SARI PARIANI alamat Banjar Dinas Babahan Kawan,Desa Babahan, Kec.Penebel     No T1p.0361-8526026.

Kondisi Geografis
Kondisi Alam Desa Pesagi, Luas Wilayah, dan Pengunaan Lahan
Dilihat dari kondisi Geografis, wilayah Desa Pesagi terletak ± 550 M dari
Permukaan Laut, dengan Suhu Udara berkisar antara 25°C-28°C dengan curah hujan rata -
rata 358 CM/TAHUN dengan Luas Wilayah 541 Ha dengan Penggunaan sebagai berikut :

a. Pemukiman Umum : 17 HA
b. Untuk Bangunan :
1 Perkantoran : 0.012 HA
2 Sekolah : 0.035 HA
5 Tempat Peribadatan : 0.090 HA
6 K uburan : 0.092 HA
7 Jalan :
a. Jalan Desa : 25.650 KM
b. Jalan Kabupaten : 11.400 KM
c. Jalan Propinsi : – KM
8 Lain-lain : 34.208 HA
c. Untuk Pertanian Sawah :
l. Sawah Irigasi Teknis : 253 HA
d. Ladang / Tegalan : 222 HA
e. Hutan Rakyat : 25 HA
f. Rekreasi dan Olah Raga:

1. Tempat Rekreasi Bendungan Telaga Tunjung : 10         HA

 

Bidang Pertanian
Dalam bidang pertanian di Desa Pesagi telah terkoordinir secara Terorganisasi dengan Tanaman Padi yang mayoritas, disamping itu juga ada pengembangan Tanaman Sayuran seperti Kacang Panjang, Mentimun, Muncis, Terong dan lainnya. Adapun Organisai dibidang pertanian dan luas lahan dapat digambarkan sebagai berikut :
Di Desa Pesagi terdapat 1 Pekasehan Subak Basah yaitu Subak Pesagi dan ini pun rencananya akan di mekarkan menjadi 2 Pekasehan Subak Basah yaitu Subak Pesagi dan ll Subak Dalem dan proses ini telah sampai pada proses pelaporan data dan persayaratan ke Pemerintah Kabupaten adapun Struktur Subak Pesagi dan Subak Dalem Rencana Pemekararan sebagai berikut :
Struktur Organisasi Subak Pesagi :
Luas Wilayah Subak      : 149.32 Ha
Jumlah Anggota            : 218 Orang
Pura Penyungsungan     : 1 Pura Ulun Suwi dan 3 Pura Bedugul Subak
Komodite Utama           : Tanaman Padi, dismaping itu juga dikembangan tanaman Sayuran seperti Kacang Panjang, Muncis, Mentimun dan Terong.
-           Produksi ( ton/Ha ) Padi: 3.8 Ton/Ha
-           No Hp/Tlpn Yang Dapat Dihubungi :0361-8718998

 

Bidang Perkebunan
Bidang Perkebunan ini sama halnya dengan dibidang Pertanian yaitu terkoordinir secara Teroraginasai dengan Komodite antara lain : Kelapa, Kakao, Kopi, Cengkeh, Vanilli dan Kayu ( Tanaman Hutan ). Adapun Organisasi Kelembagaan Subak Abian di Desa Pesagi sebanyak 4 Lembaga Subak Abian.

 

Bidang Kehutanan
Dibidang Kehutanan telah dikembangan Hutan Rakyat yang baru ini mulai penanaman pohon jenis Albesia, Jabaon, Gamelina, Mahoni, Jati Mas, durian dll, Penanaman pohon ini dilakukan di setiap Subak Abian dan kelompok-kelompok perkebunan yang bibit kayunya diperoleh dari pemerintah, dan swadaya petani kebun, yang sampai saat in] luas penanaman pohon telah mencapai luas ± 60 Ha yang menyebar di Wilayah Desa Pesagi.

 

Bidang Perikanan
Di Desa Pesagi telah terbentuk kelompok bididaya ikan sebanyak 35 Kelompok yang masing-masing kelompok anggotanya terdiri dari 10-20 orang, namun kelompok ini sampai sekarang belum menunjukkan aktivitas karena kurangnya permodalan dan pelatihan di bidang usaha perikanan. Padahal melihat kebutuhan akan ikan sangat banyak, minat masyarakat sangat ingin untuk membudidayakan perikanan air tawar.

 

Bidang Peternakan
DI Bidang Peternakan sebagain besar masayarakat Desa Pesagi beternak Sapi, Babi, Ayam Kampung, Itik, dan terdapat Pula Usaha Ternak Ayam Petelor,. Peternakan sekala kecil in] merupakan sampaingan masyarakat untuk menunjang pendapatan perekonomian rumah tangga. saat ini populasi ternak yang terdapat di Desa Pesagi :
Sapi Sebanyak  : 609 Ekor, Babi: 569 Ekor, Ayam Kampung: 1.286 Ekor, Itik : 300 Ekor, Ayam Petelor    : 4.000 Ekor

 

Kondisi Masyarakat / Demografi
Dari segi kependudukan di Desa Pesagi mayoritas bekerja di sektor pertania baik pertanian basah maupun di perkebunan, dan sebgaian sebagai buruh/karyawan. dapat digambarkan data penduduk :
Penduduk Desa Pesagi 1 Januari 2011

a. Jumlah Penduduk : 1.936 orang
- Laki-laki : 929 orang
- Perempuan : 1.007 orang
b. Kepala Keluarga (KK) : 578 KK

Religi,Budaya Dan Kesenian
Dari segi religi, sebagian Desa Pesagi terdiri dari 6 Desa Adat keberadaannya sebagai berikut :
Desa Adat Cangkup : Bendesa Adat Sekretaris, Bendahara Kelihan Adat Jumlah Krama Adat Pura Penyungsungan sebagian besar masyarakat Desa Pesagi menganut Agama Hindu, ( Desa Pakraman ) dan dapat digambarkan
Kesenian
Khayangan Puseh Odalan Minggu, Umanis Langkir
Khyangan Baleagung Minggu, Umanis Langkir
Khyangan Dalem Kamis, Umanis Paing, Watugunung.
Khayangan Prajapati – Setra
Sekhee Santhi Lila Gita ( Ketua : I Nengah Sulatra , Jumlah Anggota 15 Orang )
Geguntangan Lila Gita ( Ketua : I Nengah Sulatra, Jumlah Anggota 12 Orang )
Sekhee Santhi Windhu Suara ( Ketua : I Nengah Sudarwa, Jumlah Anggota : 25 Orang )
Geguntangan Windhu Suara ( Ketua : I Nengah Sudarwa, Jumlah Anggota 12 Orang )
Sekhee Joged Bunggung Manik Cipta Winangun ( Ketua : I Ketut Sirta Wiguna, Sek : I Wayan Suariya, Bendahara : I Wayan Suparwa, Nomor Tlpn Yang Bisa Dihubungi : 085 63857744)
Banjar Dinas Pesagi, Desa Pesagi
Khayangan Puseh Odalan Anggara Kasih, Medang Sia.
Khyangan Baleagung Odalan Anggara Kasih, Medang Sia.
Sekhee Santhi Suara Mekar ( Ketua : I Made Suamba, Jumlah Anggota 25 Anggota )
Geguntangan Suara Mekar ( Ketua : I Made Suamba, Jumlah Anggota : 14 Orang )
Sekhee Gong Suka Laksana ( Ketua : I Gust] Made Wirya, Jumlah Anggota; 30 Orang )
Banjar Dinas Munduk Juweti, Desa Pesagi
Sekhee Santhi Dharma Kumala Kanthi ( Ketua : NJ Wayan Sukerti, Jumlah Anggota 25 Orang )
Geguntangan Dharma Kumala Kanthi
Sekhee Gong Dharma Kanthi ( Katua : I Wayan Widastra, Jumlah Anggota 32 Orang )
Sekhee Rindik Muni Nramara ( Ketua : I Made Suarsana, Jumlah Anggota 3 Orang )
Sekhee Santhi Utama Sastra ( Ketua : I Nyoman Sukarma, Jumlah Anggota 15 Orang )
Geguntangan Utama Sastra ( Ketua : I Nyoman Sukarma, Jumlah Anggota 12 Orang )
Sekhee Santhi Wirama Jab ( Ketua : I Nyoman Sukarta, Jumlah Anggota 12 Orang )
Geguntangan Wirama Jab ( Katua : I Nyoman Sukarta, Jumlah Anggota 12 Orang )
Sekhee Gong Lila Winangun ( Ketua : I Made Goyok, Jumlah Anggota ; 32 Orang )
Sekhee Santhi Sidha Mangun Dharma Kanthi ( Ketua : I Wayan Sukarta, Jumlah Anggota 13 Orang ) Geguntangan Sidha Mangun Dharma Kanthi Jumlah Anggota 12 Orang )
Sekhee Angklung Teruna Mekar ( Ketua : I Wayan Sudarsana, Jumlah Anggota : 30 Orang )
Sekhee Rindik Sidha Mukti ( Ketua : I Wayan Suparwa Jumlah Anggota 9 Orang, No Tlpn : 0361-8687044 ) Alamat:Banjar Dinas Temukuaya, Desa Pesagi No Tlpn Yang Dapat Dihubungi:0361-7986128

Disamping tersebut diatas di Desa Pesagi terdapat pula Pura Gunung Kereban yang merupakan Pura Cagar Budaya, dengan struktur Prajuru Pura sebagai berikut : Ketua: I Nengah Luwes, Sekretaris  : I Wayan Sigra, Bendahara        : I Made Yudiana. Jumlah Kerama : 250 KK teriri dari berbagai Desa yaitu Desa Rejasa, Desa Pesagi, Desa Tegallinggah. Alamat Pura : Banjar Dinas Temukuaya, Desa Pesagi, Kecamatan Penebal, Sejarah Singkat Pura Gunung Kereban
Pura ini berdiri tahun 1931, kisahnya dimana Puri Tabanan mengirim utusan ke Puri Jegu dan Puri Biaung untuk nangun yasa, maka utusan yang ke Puri Biaung pergi ke I Mangku Cangkup untuk meminta tempat terbaik untuk nagun yasa/semadhi, maka I Mangku Cangkup mengantar utusan tersebut ke daerah Temukuaya, setelah menemukan tepat untuk nangun yasa, mulailah upacara tersebuat, pas waktu tengah malam kira-kira jam 12.00, terlihatlah asap putih di bagian timur laut dari tempat semadhi, maka tempat itu dinamakan Pura Batu Belig, karena tempat nangun yasa/semadhi tersebut lokasinya tinggi, maka lokasi tersebut dinamakan Gunung Kereban, dan tempat nangun yasa/semadhi tersebut di beri nama Pura Gunung Kereban.
Demikianlah yang dapat diuraikan kisah berdirinya Pura Gunung Kereban, namun kisah ini belum sepenuhnya sempurna, untuk menyempurnakan kisah tersebut ada di buku kisah Berdirinya Pura Gunung Kereban.

Obyek Wisata / Potensi Wisata Yang Bisa Dikembangkan
Secara khusus, di Desa Pesagi tidak memiliki Tempat Wisata. Narnun di Desa Pesagi bisa di jadikan tempat obyek Agro Wisata, mengingat potensi perkebunan dan persawahan yang membentang laus di Desa Pesagi dan telah banyak pula pramuwisata dengan mengajak Wisatawan Mancanegara memakai rute DI Desa Pesagi untuk obyek pemotretan.
Secara khusus pengembangan Pariwisata di Desa Pesagi akan dipusatkan di Kawasan Bendungan Telaga Tunjung. Bendungan Telaga Tunjung yang dimulai pengerjaannya tahun 2003 yang meliputi kawasan tiga desa yaitu Desa Pesagn, Desa Rejasa dan Timpag. Dalam pengembangannya kawasan Bendungan Telaga Tunjung mempunyai beberapa rencana terkait dengan pengembangan obyek wisatanya. Memperhatikan wilayah pengembangan yang hampir 80% ada di Wilayah Desa Pesagi, maka bisa dipastikan pontensi Pariwisata ( Agro Wisata ) di Desa Pesagi akan menjadi aset khusus untuk pengembangan Desa secara keseluruhan.
Lokasi Bendungan Telaga Tunjung sangat strategis, merupakan satu jalur dengan obyek wisata lainnya seperti dari Tanah Lot- Batu Karu – Bedugul yang memungkinkan obyek wisata Bendungan Telaga Tunjung bisa berkembang.
Permasalahan yang masih ada di Bendungan Telaga Tunjung :
Prasarana Trasnsportasi belum ada.
Masyarkat sekitar belum sepenuhnya memahami potensi Bendungan
Pengelolaan Bendungan belwn optimal
Pengembangan sesuai rencana sampai saat ini belum bisa terlaksana.
Demikianlah gambaran Desa Pesagi yang dapat disajikan, mungkin penyajian ini belum sempurna untuk itu kami mohon kritik dan saran yang sifatnya membangun dan mlengkapi Gambaran (Profil)
Desa Pesagi secara detail dan terperinci.
VISI DAN MISI

 

Visi Desa Pesagi :
Dilihat dari latar belakang penyusun Profil Desa, bahwa untuk itu Desa Pesagi mempunyai Visi yang ingin rnewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.

 

Misi Desa Pesagi
Perbaikan Sarana Prasarana Transportasi
Peningkatan Pelayanan dibidang Administrasi, Kelembagaan, Maupun Air Bersih yang telah Ada saat ini untuk dikembangkan lebih lanjut ke Banjar­banjar yang belum tersentuh jaringan air minum.
Perbaikan Vasilitas umum diantaranya, Kantor Desa, Gedung Sekolah Balai Banjar, dan Balai Subak.
Peningkatan Produktifitas Lahan Pertanian

Potensi Dan Masalah
Dilihat dari latar belakang penyusun Profil Desa, bahwa untuk itu Desa Pesagi mempunyai Visi dan Misi yang ingin mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan – Sumber Daya Manusia (SDM) Pemerintahan Desa.
Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintahan desa, cukup untuk melaksanakan fungsi Pemerintahan, Fungsi Pembangunan, dan fungsi sosial kemasyarakatan, ke arah Desa Otonom, dan masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Alasnnya adalah dalam mewujudkan pembangunan fisik maupun non fisik, melaksanakan sistem pemerintahan, dan sosial kemasyarakatan belum maksimal. Disebabkan oleh beberapa faktor antara lain ; kurangnya kapasitas dan kapabilitas aparatur pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan, minimnya upah/kesejahteraan, sarana prasarana yang belum lengkap, organisasi yang belum berfungsi secara maksimal, hubunan kerja antar lembaga belum maksimal, kurang efektifnya pembinaan dari Pemerintah, partisipasi masyarakat yang belum optimal, Pendapatn Asli Desa (PAD) yang masih rendah.
Sumber daya alam, yang mendukung pertanian dan perkebunan yaitu air, lahan persawahan, dan lahan perkebunan. Masalahnya adalah pemanfaatan atau teknik pengolahan sumber daya alam perlu di bina dan dilatih untuk memaksimalkan hasil produksi. Penanganan /pemeliharaan sempadan sungai kurang maksimal.
Peningkatan hasil Pertanian, Perkebunan, Peternakan. Masalahnya adalah kurangnya infrastruktur, infrastruktur yang ada mengalami kerusakan, balk infrastruktur jalan, irigasi, permodalan yang masih kurang, faktor hama dan penyakit, masalah manajemen, pola budidaya kurang balk, harga pupuk, harga pakan, dan harga jual yang tidak seimbang.
Penduduk usia produktif. Masalahnya adalah sulitnya lapangan pekerjaan, upah yang tidak memadai. Home industri, kerajinan, seni ukir; masalahnya pertumbuhan dan perkembangannya kurang maksimal karena sulitnya pemasaran, mahalnya bahan baku, lemahnya manajemen, kurang inovasi dan kwalitas produksi.
Minat usia sekolah tinggi.; Masalahnya adalah proses belajar mengajar belum berjalan maksimal, biaya pendidikan dasar dan sekolah lanjutan masih mahal, rendahnya pendapatan masyarakat tidak sebanding dengan tingkat harga kebutuhan hidup.
Hasil-hasil kegiatan pembangunan.; Masalahnya adalah belum ada tim Pemelihara yang berfungsi dengan balk dan anggaran pemeliharahan yang belum terwujud.
Keagamaan dan Kebudayaan/Adat istiadat.; M.salahnya adalah pemahaman masyarakat terhadap pelaksanaan agama serta adat istiadat diantara masyarakat dan tokoh belum balk dan masih beragam, peraturan/awig dan perarem adat belum mencerminkan situasi dan kondisi masyarakat saat ini. Disamping itu sistem lembaga adat juga belum efektif, disamping kesejahteraan terhadap prajuru, pemangku masih sangat minim.
Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).Masalahnya adalah air bersih belum bisa dikelola untuk meningkatkan PAD, karena pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk air bersih belum maksimal dan sumber-sumber pendapatan masih terbatas.

Alamat Desa / No.Telepon/HP Aparat Desa
Desa Pesagi yang berada di wilayah Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan Propinsi Bali.
Berikut Nomor Telpon Yang dapat dihubungi :

Nomor Telphon Kantor 085 303 610 071
085 303 610 070
Nomor Telphon Perbekel 0361-8628401
Nomor Telphon Sekdes 0361-8754156

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>